Tampilkan postingan dengan label Merawat Bayi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Merawat Bayi. Tampilkan semua postingan

Tips Merawat Bayi Baru Lahir

Agustus 22, 2017
Kehadiran seorang bayi di tengah-tengah keluarga mampu membuat suasana rumah menjadi hangat dan menyenangkan , namun ada beberapa hal yang perlu kita ketahui dan kita cermati dalam memahami cara perawatan bayi gres lahir serta apa saja yang harus dilakukan ibu dan ayah dalam upaya menunjukkan rasa aman dan nyaman bagi bayi. Bagi orang renta yang sudah berpengalan memiliki banyak anak mungkin sudah tidak mengalami kesulitan dalam merawat bayi mereka , lain halnya bagi para orang renta pemula yang beru pertama kali memiliki bayi.

Kehadiran si buah hati ditengah - tengah keluarga akan menjadikan suasana rumah lebih hangat dan terasa menyenangkan , apalagi kalau bayi yang yang gres dilahirkan merupakan anak pertama tentu akan menjadi moment yang paling berharga didalam hidup berumah tangga. 

Untuk melengkapi kebahagiaan tersebut perllu pula kita memahami dan mencermati tips merawat bayi yang gres lahir , walaupun mungkin Anda sebagai orang renta tidak mengatasinya secara pribadi karena pekerjaan ini telah Anda berdua percayakan kepada perawat bayi ataupun dukun bayi yang berpengalaman. namun diantara semua pekerjaan tersebut tentu ada kewajiban dari orang renta khususnya sang ibu yang tidak dapat diwakilkan oleh orang lain , misalnya saja menyusui ASI pada sang bayi.

Berikut beberapa tips merawat bayi gres lahir :

Memberikan ASI pada Bayi

ASI ialah asupan utama bagi bayi yang gres lahir , dengan menunjukkan ASI sangat baik untuk perkembangan bayi anda kelak , terutama ASI pertama karena mengandung kolostrum berisi anti body yang sangat berkhasiat meningkatkan kekebalan badan bayi Anda. Berilkanlah ASI sesering mungkin , hal ini juga sangat baik guna menghindari gejala kuning pada badan bayi.

Perawatan Bayi Dengan di Bedong

Pada umumnya para ibu di Indonesia memiliki kebiasaan membedong bayi , dengan alasan biar badan bayi nantinya akan lebih berpengaruh , pertumbuhan kaki bayi tidak bengkok , membedong bayi dengan membungkusnya menggunakan kain dilakukan juga karena orang renta merasa cemas apabila melihat bayinya mengalami gerakan reflek menyerupai terkejut , dalam bahasa medis hal ini disebut sebagai "hynogogic startles". namun apakah perlu untuk melaksanakan hal itu? Pendapat beberapa dokter seorang mahir anak justru membedong bayi yang beru lahir tidak disarankan , karena menurut penelitian selain dapat mengganggu rangsangan gerak motorik pada sang bayi , membedong bayi juga dapat menimbulkan sang bayi mengalami kegerahan , sehingga bayi akan menjadi rewel dan sering menangis

Bayi yang gres lahir memang sangat membutuhkan kehangatan , akan tetapi bukan dengan cara membungkusnya rapat-rapat menggunakan kain bedong. Apabbila Anda bermaksud memberi kehangatan pada bayi Anda , sebaiknya gunakanlah lipatan kain dengan balutan yang terlalu kencang. Cara yang disarankan ialah lebih baik Anda sering membebaskan bayi dari kain bedongan sehingga bayi Anda mampu bergerak bebas. 

Gerakan refleks menyerupai terkejut yang terjadi pada bayi biasanya terlihat pada adegan tangan dan kaki bayi menyerupai mengalami kejang dan terlihat gemetar namun gerakan ini terjadi hanya dalam beberapa detik. Kejadian ini merupakan hal yang normal serta akan menghilang dengan sendiri pada ketika bayi memasuki usia tiga bulan. Untuk mengatasi gerakan reflek ini Ibu dapat mengatasinya dengan memeluknya sehingga akan menunjukkan rasa hangat dan yaman , atau dengan meletakkan telapak tangan ibu pada dada sang bayi secara lembut bila si kecil terkejut karena mendengar bunyi yang keras , perbaikilah posisi tidurnya biar ia merasa lebih nyaman. Sebagian besar ibu meungkin memiliki anggapan khawatir kalau kaki bayinya akan bengkok. Anda tidak perlu khawatir karena bayi yang gres lahir memang memiliki bentuk kaki yang bentuknya cenderung terlihat bengkok dan menekuk.

Posisi kaki sang bayi memang belum mampu lurus sebagaimana orang yang telah tumbuh lebih cukup umur , hal ini karena masih terbawa dari posisi bayi ketika masih didalam kandungan. Namun secara perlahan dan bertahap , posisi kaki bayi ini nantinya akan menjadi normal. Kecuali kalau memang bayi Anda memiliki kelainan bentuk tulang ketika dilahirkan , tentu dokter atau bidan yang membantu proses persalinan ibu akan menginformasikan cara perawatan lebih lanjut. 

Merawat Tali Pusar

Perawatan tali pusar bayi sekarang ini tidaklah sesulit dahulu , karena perkembangan dunia kedokteran yang semakin banyak melaksanakan penelitian dan inovasi di dunia kesehatan. perawatan pada tali pusar bayi cukup dilakukan dengan menjaganya biar tetap kering dan menghindarkan dari benda - benda absurd yang mampu menimbulkan ancaman bagi sang bayi , tahap ini dilakukan hingga memasuki hari ke 7 atau lebih , dan tali pusar bayi akan terlepas dengan sendirinya. 

Perawatan tali pusar yang disarankan ialah , sebaiknya tali pusar bayi dibiarkan terbuka tanpa dibalut kain kassa , Anda cukup mengolesinya dengan alkohol ketika masih berada di rumah sakit. Kemudian ketika Anda sudah berada dirumah , setiap kali mandi tali pusar bayi dibersihkan dengan disabuni secara perlahan dan hati-hati hingga bersih.

Walaupun begitu Anda sebagai orang renta harus selalu memperhatikan perawatan pada tali pusar bayi ini jangan hingga timbul anyir dan berwarna kemerahan karena mampu saja tali pusar bayi mengalami bisul , apabila hal ini terjadi segeralah bawa ke dokter untuk konsultasi dan perawatannya.
 
Mengganti Popok dan Pakain bayi

Anda juga perlu memperhatikan untuk mengganti pakaian serta popok bayi kalau lembap yang disebabkan oleh kencing bayi maupun karena BAB bayi Anda juga keringat si kecil , Popok yang lembap apabila terlalu lama dibiarkan akan menimbulkan iritasi pada kulit bayi untuk mengatasi ruam pada badan bayi yang terjadi karena popok lembap tersebut Anda mampu menggunakan baby lotions yang telah teruji secara klinis. Kemudian jangan terlalu sering untuk memakaikan popok pada bayi anda , sesekali juga bebaskan bayi Anda tanpa menggunakan popok sehingga pori-pori kulit tubuhnya dapat mampu menyerap oksigen.

Sebaiknya , anda memilih popok kain untuk bayi yang terbuat dari materi katun yang lembut. Namun kalau terpaksa Anda dapat menggunakan pampers ketika berpergian , dan sering-sering untuk memperhatikan kondisi pampers gantilah setiap popok bayi basah. Penggunaan popok kain disamping karena ramah lingkungan , popok bayi juga aman untuk badan bayi , karena Bayi Anda akan terhindar dari resiko alergi dan  infeksi  serta ruam popok. 

Memandikan dan Memijat Bayi Setelah Mandi

Dalam memandikan bayi yang gres lahir , frekuensi yang disarankan ialah memandikannya 2 kali sehari yakni pagi dan sore hari , tentunya dengan memakai sabun dan shampo bayi tidak perih di mata serta lembut untuk kulit bayi. Kegiatan memandikan bayi ini akan membuat bayi merasa damai dan menimbulkan rasa nyaman pada tubuhnya , sehingga bayi Anda pun dapat tidur tanpa mencicipi gelisah akhir rasa gerah. Selain itu memijat bayi setelah Anda memandikannya juga sangat baik karena sentuhan kasih sayang yang Ibu berikan menimbulkan ketenangan serta memberi rasa aman pada bayi.

Penggunaan bedak pada bayi gres lahir. 

Sebaiknya anda jangan menunjukkan bedak tabur pada seluruh badan bayi gres lahir sesaat setelah mandi. Karena mampu menimbulkan resiko bayi akan mengrhirup serbuk dari bedak tabur tersebut sehingga mampu berakibat masuk kedalam paru -paru dan mengganggu pernafasan pada bayi. Jika memang Anda ingin memberinya bedak , sebaiknya gunakanlah bedak padat dengan spon yang lembut. Kemudian anda cukup mengusapnya secara tipis di tempat sekitar lipatan paha , lipatan bawah lutut ,  ketiak , dan leher bayi.

Jaga kebersihan ketika bayi mandi dengan menyabuni tempat ketiak dan lipatan leher dengan cermat. Akan lebih baik kalau bayi setiap final mandi kulit bayi tidak diberi bedak tabur atau talk sama sekali. Perawatan bayi usai buang air kecil dan buang air besar dengan menabur bedak di pantat atau alat kelamin tidak direkomendasikan lagi. Menabur bedak justru  akan menumpuk kotoran pada tempat alat kelamin bayi dan mudah terjadi lecet atau iritasi. Pori-pori kulit bayi masih sangat sensitif dan perlu sirkulasi udara terutama di tempat pantat dan alat kelamin yang tertutup. Setiap bayi buang air kecil atau buang air besar cukup bersihkan dengan kapas yang dibasahi air hangat dan keringkan dengan handuk  lembut.

Selamat menjalani tugas menjadi ibu baru.

Tips Perhatian Khusus Ibu Dalam Merawat Hati

Agustus 21, 2017
Proses merawat bayi yang gres lahir merupakan tahapan didalam perubahan peran seorang ibu khususnya yang gres pertama kali melahirkan , tahapan ini menibulkan perasaan bahagia pada sang ibu namun juga mencemaskan , rasa bahagia timbul alasannya ialah kehadiran si buah hati ditengah - tengah keluarga membawa suasana lebih hangat , merasa cemas alasannya ialah minimnya pengalaman yang dimiliki oleh sang ibu dalam merawat bayi pertama nya ini.

Agar Anda tidak merasa cemas , berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh ibu khususnya yang gres pertama kali memiliki bayi.

Tips Perhatian Khusus Ibu Dalam Merawat Hati di rumah :

1. Perhatikanlah kehangatan bayi Anda.

Mencegah biar bayi anda tidak kedinginan bukan dengan cara membedongnya menggunakan kain dengan ikatan yang kencang , namun sesuaikanlah dengan suhu dan lingkungan yang tepat untuk bayi anda. alasannya ialah perawatan bayi dengan bedong dikala ini sudah tidak dianjurkan lagi apalagi dengan membedongnya sapat-rapat , biarkanlah bayi bergerak leluasa.

Apabila bayi prematur , memberi kehangatan dapat Anda lakukan dengan menggendongnya menggunakan metode Kanguru , yaitu melaksanakan dekapan pada bayi didalam dada anda dengan sentuhan pribadi dari kulit ibu dan bayi , kenakanlah penutup kepala pada bayi , kaus kaki , sarung tangan serta baju hangat apabila udara cuek , kemudian hindarkan bayi dalam keadaaan berair terlalu lama baik alasannya ialah buang air kecil maupun buang air besar.

2. Perhatikan nafas bayi

Pernafasan bayi sebaiknya tidak boleh terlalu cepat , jikalau lebih dari 60 kali per menit , atau dikala bernafas bayi tampak tersengal-sengal , berbunyi dan disertai sekitar bibir dan hidung biru , berarti bayi ibu dalam keadaan sakit.

Yang perlu diperhatikan biar pernafasan bayi sehat yaitu :

* Orangtua tidak boleh merokok di bersahabat bayi , jauhkan bayi dari asap kendaraan bermotor , misalnya memanasi mesin sepeda motor jangan didekat ibu yang sedang menggendong bayi.

* Sebaiknya bayi dihindarkan dari debu , zat kimia yang membuat bayi sesak nafas , tutup ekspresi dan hidung dengan saputangan jikalau ada keluarga yang sedang flu berada bersahabat bayi.

* Setelah mandi bayi tidak perlu ditaburi bedak seluruh badan , jikalau ingin memberi bedak berikan yang dalam bentuk bedak padat bukan bedak tabur.

* Bayi tidak perlu dipasang gurita biar pernafasan pada bayi gres lahir pernafasan lebih leluasa.

* Sirkulasi atau ventilasi udara kamar bayi cukup baik.

3. Perhatikan warna kulit bayi

Ada kalanya , pada ahad pertama bayi gres lahir mengalami kuning. Perhatikan jikalau bayi tampak lemas , malas minum , mata terlihat kuning , malas menghisap , jangan tunda segera dibawa ke dokter. Yang harus ibu lakukan mencegah kuning dengan rajin menyusui segera setelah lahir untuk mencukupi kebutuhan minum bayi. Boleh dijemur sinar matahari untuk pemenuhan vitamin D namun sebelum pukul 8 dan cukup 10 hingga 15 menit.

Perhatikan warna kulit bayi jikalau kemerahan , alergi , lecet atau terdapat ruam pada pantat dan leher. Tetap mandikan untuk menjaga kebersihan kulit bayi. Gunakan popok kain katun yang lembut dan hindari penggunaan pampers secara rutin dalam waktu lama , jikalau akan perawatan kulit ruam atau lecet kemerahan pada bayi dengan krim sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

4. Perhatikan cara pemberian minum

Kebutuhan ASI diberikan sesuka bayi tidak perlu dijadwal jam. Bayi lebih sering tidur pada awal kehidupannya setelah lahir , jikalau tiga jam belum berdiri bangunkan untuk menunjukkan ASI. Selalu ingat untuk sendawakan setiap final minum , caranya dengan posisi bayi setengah duduk di pangkuan kita , atau boleh telungkupkan di pundak kita dan ditepuk tepuk punggungnya.

Cegah jangan hingga tersedak. Hindari menyususi bayi dikala mengantuk berat.

Bagi bayi gres lahir akhir belum sempurnanya reflek menelan dan adanya sisa udara dalam lambung kadang mengalami gumoh setelah minum , segera bayi diposisikan miring , usap bekas gumoh dan ganti pakaian bayi.

Bila menunjukkan ASI melalui botol , jangan mengganjal botol dot di ekspresi bayi dengan alasan apapun , sangat berbahaya. Cegah bayi galau puting dengan memberi minum menggunakan gelas kecil , dekatkan ke bibir bayi biarkan bayi mencecap sendiri , sesekali tidak boleh dituang , ancaman tersedak. Atau gunakan sendok kecil untuk menyuap sedikit demi sedikit.

5. Perhatikan dikala bayi buang air besar dan buang air kecil

Bayi gres lahir yang mendapat ASI cukup dari ibu frekwensi buang air besar akan “lebih sering” alasannya ialah dalam ASI mengandung zat laksansia yang memperlancar buang air besar sehingga membantu membersihkan zat kuning (bilirubine) dari badan bayi. Ibu tidak perlu cemas.

Yang perlu diperhatikan warna dan keadaan dikala bayi buang air besar ialah : jikalau tinja bayi mengandung lendir , berbuih , terdapat darah dan tinja hanya air saja secara terus menerus , perut kembung dan sulit buang air besar , warna tinja agak putih. Pada keadaan ini , bayi memerlukan derma tenaga kesehatan sambil tetap terus diberikan ASI.

Bayi sehat dan kebutuhan minumnya cukup seharusnya sering buang air kecil , warna air seni kuning jernih. Perhatikan jikalau bayi tidak buang air kecil dalam 24 jam pertama semenjak lahir , bayi mengedan menangis setiap akan buang air kecil , dan jikalau air seni berwarna kuning pekat atau merah , segera bawa bayi kepada petugas kesehatan.

6. Perhatikan kebersihan dan pencegahan infeksi

Bayi gres lahir dimandikan setiap hari dua kali pagi dan sore. Pastikan kehangatan air mandi sesuai untuk badan bayi , mengukur kehangatan mampu dengan alat , mampu dengan bab punggung telapak tangan. Bayi boleh dimandikan berendam dalam kolam mandi khusus bayi. Berendam merupakan dikala yang menyenangkan bagi bayi , selain merangsang peredaran darah juga membersihkan kotoran maupun basil yang melekat di badan bayi.

Untuk bayi sakit tetap dimandikan dengan di waslap air hangat seluruh badan dan disabun , bersihkan lalu keringakan dengan handuk khusus hanya untuk bayi tidak boleh dicampur dengan anggota keluarga lainnya.

Bersihkan tali pusar dengan waslap diberi busa sabun mandi ,bilas dengan air lalu keringkan. Cara merawatnya untuk di rumah sesuaikan dengan petunjuk bidan atau dokter dimana ibu melahirkan bayi. Sebaiknya tali sentra cukup dibasahi (diusap) alkohol 70 persen dan tidak perlu dibungkus kain kasa.

Cegah infeksi susukan kencing dengan sesering mungkin mengganti popok bayi. Ingat selalu basuh tangan sebelum dan sesudah merawat bayi. Bila suhu bayi lebih dari 38 derajat celsius sebaiknya bayi jangan dibedong rapat atau diselimuti tebal , kenakan pakaian katun yang tipis , buka selimut tebal dan kompres air hangat lalu bawa ke tenaga kesehatan.

Bila pangkal tali sentra berwarna kemerahan , keluar infeksi , bacin busuk disertai perut kembung , atau bayi mengalami infeksi mata dengan tanda mengeluarkan kotoran hijau kekuningan pada mata segera bawa kepada tenaga kesehatan terdekat.

Lengkapi semua imunisasi.

7. Perhatian untuk merangsang kecerdasan bayi semenjak dini

Ketika merawat bayi , seorang ibu dan ayah gres sebaiknya menjadi lebih banyak berkomunikasi dengan bayi dibanding dikala bayi masih dalam kandungan.

Sentuhan sayang , kontak fisik ,menyanyi untuk si mungil akan menjadi aktifitas yang membahagiakan bagi orangtua baru. Semakin rajin Ayah dan ibu memberi rangsangan kecerdasan bayi , maka proses perkembangan kecerdasan otak bayi akan semakin sempurna.

Cara merangsang kecerdasan antara lain dengan mengucapkan kalimat - kalimat pendek dan sederhana dikala merawat bayi. Sebut satu kata secara berulang -ulang dalam rangkaian kalimat pendek , misalnya kata mandi , minum , tidur , sayang , peluk , ayah , bunda. Tidak perlu kalimat panjang dan jangan terlalu banyak ragam bahasa. Memori otak bayi akan terus menerus merekam kata - kata orangtua setiap hari.