Tampilkan postingan dengan label Info Sehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Sehat. Tampilkan semua postingan

Tips Memilih Makanan Sehat untuk Bayi

September 27, 2017
Tips Memilih Makanan Sehat untuk Bayi - Sebagai orang renta kita patut memperhatikan perkembangan dan pertumbuhan bayi kita , Karena bayi memerlukan asupan gizi yang baik dan sehat yang berupa makanan maupun susu yang diminum olehnya. Hal ini berlaku setelah bayi berusia lebih dari 6 Bulan , Mengingat semenjak kelahiran bayu sampai berusia 6 bulan lebih , Sebaiknya orang renta menunjukkan ASI yang ekslusif antara umur 1 sampai 3 bulan , sebab masa ini ialah masa terpenting dalam pertumbuhan bayi dan sangat baik apabila ibu menunjukkan makanan utamanya berupa ASI dan bukanlah susu kemasan. Menjadi orang renta sudah tentu anda ingin menunjukkan yang terbaik untuk buah hati anda. Tetapi , sebab minimnya info mengenai asupan yang diberikan untuk si buah hati anda , tidak jarang hal ini dapat mengganggu pertumbuhan dan kesehatan si kecil. Sudahkan anda memberi makanan dan susu yang terbaik untuk bayi anda?.

Berikut ini adalah Tips Memilih Makanan Sehat untuk Bayi agar tetap tumbuh kembangnya berjalan baik :

1. Buah-buahan
Buah-buahan menjadi makanan utama yang sangat baik untuk bayi yang mulai makan. Alasannya ialah sebab buah dapat dimakan tanpa atau sebelum dimasak , sehingga gizi dan enzim yang terkandung di dalamnya dapat diperoleh dengan utuh sebab tidak melalui proses pemanasan yang dapat mengurangi zat gizi yang ada di dalamnya. Gizi dan enzim alami mudah diserap oleh badan , Maka dari itu sangatlah cocok untuk bayi yang mulai makan dan mencerna makanan untuk yang pertama kalinya.


2. Bubur Bayi

Agar dapat terpenuhi zat gizinya , Anda dapat membuat sendiri makanan untuk si kecil. Setelah berusia 6 bulan , bayi Anda akan mulai berguru makan. Berikan makanan yang alami , menyerupai karbohidrat yang didapat dari bubur saring , protein hewani yang didapat dari daging merah atau daging ikan , protein nabati , menyerupai yang terdapat pada kacang kedelai serta sayuran hijau. Makanan yang diberikan untuk bayi , tidak perlu ditambahkan garam atau gula , apalagi penyedap atau pewarna sintetis.



3. ASI

Sebagai penyempurna gizinya , bayi membutuhkan susu yang merupakan minuman wajibnya yaitu ASI. Susu terbaik untuk bayi ialah ASI atau Air Susu Ibu , sebab itu merupakan susu yang benar-benar alami. Dibandingkan dengan susu formula yang kelihatannya dapat memenuhi kebutuhan si kecil , ASI memang jauh lebih baik.

Pada awalnya , susu-susu formula hanya dikhususkan diberikan kepada bayi yang ibunya meninggal , sehingga bayi-bayi tersebut tidak mampu menerima susu dari ibunya lagi Tetapi , kini susu formula banyak diberikan untuk bayi , padahal dalam penggunaannya , susu formula harus diperlakukan menyerupai obat. Artinya , harus dengan resep dokter , ada aturan pakai , dan durasi penggunaannya. Hal ini sebab penggunaan susu formula dapat menjadikan efek samping , layaknya penggunaan obat. Efek samping yang umum terjadi ialah diare akhir susu formula yang tidak cocok.


Susu formula yang mengklaim paling baik atau susu formula semahal apapun , tidak ada yang sebanding dengan kandungan gizi yang terdapat pada ASI. Pada ASI terdapat zat gizi yang sangat lengkap dan dapat menyesuaikan sesuai kebutuhan bayi. Maka , upayakan untuk menunjukkan ASI pada buah hati Anda. ASI secara ekslusif , tanpa makanan dan minuman lainnya , diberikan pada bayi sampai berusia 6 bulan. ASI mampu terus diberikan sampai usia 2 tahun.

Makanan instant atau susu formula dapat menjadikan efek samping bagi bayi anda yang sistem pencernaannya belum sempurna. Berikan makanan bayi yang terbaik untuk buah hati tercinta Anda dengan menunjukkan makanan alami menyerupai buah , bubur , dan yang terpenting ialah ASI dari sang ibu biar pertumbuhan bayi lebih optimal.

Tips Mengatasi Batuk dan Pilek Pada Anak

September 23, 2017
Tips Mengatasi Batuk dan Pilek Pada Anak - Bila anak kita mengalami batuk dan demam biasanya disertai pula dengan demam sehingga si kecil tidak mampu tidur dengan lelap tanggapan terganggu oleh batuk yang dideritanya , Apalagi kalau batuknya berdahak dan tidak mampu keluar , seakan tertahan didalam tenggorokan anak sehingga membuat anak menjadi rewel , hal ini tentu sangat membuat pikiran kita sebagai orang renta merasa kasihan dan duka karena anak tidak dapat beraktifitas ibarat biasanya.

Sebagai orang renta yang bijak tentunya kita tidak boleh menunjukkan obat batuk yang sembarangan tanpa ada resep dari dokter tentunya. Walaupun banyak obat pereda batuk dan pilek yang terdapat di pasaran yang dengan mudah mampu kita beli , namun pemakaian obat sembarangan dapat mengakibatkan resiko buruk terhadap anak. Bahkan menurut , FDA (Food and Drugs Administration) Amerika Serikat yang sudah menjadi pola mengenai obat di dunia , menunjukkan larangan kepada para orangtua untuk menunjukkan obat batuk dan pilek yang dijual secara bebas kepada anak di belum dewasa dua tahun.

Ini meliputi semua obat-obatan dengan komposisi sebagai berikut :

  1. Dekongestan yang berfungsi sebagai pelega susukan pernapasan.
  2. Ekkspektoran yang berfungsi sebagai pengencer dahak
  3. Antihistamin berfungsi untuk mengurangi hidung beringus serta bersin. 
  4. Antitusif sebagai pereda batuk tanpa dahak.
Efek samping yang ditimbulkan ialah ; antara lain dapat memicu epilepsi , membuat jantung menjadi berdebar , sampai mengurangi kesadaran.

Sekitar dua tahun lalu , U.S. Center for Disease Control and Prevention melaporkan bahwa , sekitar 1500 balita masuk ruang UGD setelah mengalami efek samping yang ditimbulkan dari obat pilek OTC (over the counter atau obat yang dijual bebas). Kemudian pada tahun 2007 , FDA melaporkan , tanggapan Dekongestan kurang lebih 54 anak kehilangan nyawa dan 69 anak meninggal dunia disebabkan oleh antihistamin semenjak tahun 1969 sampai tahun 2006. Kebanyakan korban ialah balita yang berusia berusia di bawah dua tahun , ini dikarenakan sistem syaraf otonom pada bayi masih belum "sempurna". Fungsi pernafasan dan pencernaan pada anak juga berbeda dengan orang remaja , ibarat yang telah dibuktikan melalui penelitian bahwa obat batuk dan pilek yang beredar dipasaran tidak efektif untuk bayi dan anak batita. Bahkan efeknya tidak jauh berbeda dari plasebo (www.fda.gov , Januari 2008).

Sesuai peringatan FDA (Food and Drugs Administration) tersebut diatas , maka para dokter telah sepakat bahwa untuk anak-anak yang berusia dibawah 2 tahun , Pengobatan yang paling baik ialah dengan menerima fisioterapi atau terapi alternatif ibarat obat herbal , bukan menunjukkan obat-obatan yang dijual bebas di pasaran.

Walaupun peringatan tersebut untuk anak yang berusia dibawah 2 tahun , bagi anak yang berumur diatas 2 tahun pun , orangtua harus tetap teliti dan berhati - hati dalam memilih obat batuk dan pilek kalau kita terpaksa untuk membelinya di pasaran. Karena tidak semua komposisi obat tersebut aman untuk anak terutama , obat - obatan yang yang digolongan kedalam obat dekongestan ibarat pseudoefedrin , etilefedrin , dan fenilefrin.

Apabila santunan dosis obat kepada anak rendah kemungkinan efek yang ditimbulkan tidak terlalu berbahaya. akan tetapi apabila dosisnya melebihi sebagaimana yang dianjurkan , maka tentu hal ini dapat berakibat fatal bagi si anak.

Beberapa obat batuk dan pilek Setelah obat diminum , hidung anak terasa kering alias tidak meler lagi. Orangtua pribadi senang karena menganggap pilek anak telah sembuh. Padahal , ada ancaman yang mengancam di balik itu. Lendir bukannya hilang tetapi tertekan dan menggumpal di susukan pernapasan.

Bahayanya , lendir itu dapat menjadi media pertumbuhan kuman yang kemudian masuk ke paru-paru dan menyebabkan radang paru. Sedangkan kalau naik ke kuping mampu menyebabkan congekan. Makara , semua lendir yang merupakan reaksi pertahanan badan terhadap penyakit seharusnya dikeluarkan dengan cara-cara lain yang lebih tepat , bukan ditahan atau ditekan. Beberapa obat pilek juga dapat menggumpalkan lendir di tenggorokan. Kejadian ini dapat memperparah asma anak. Oleh alhasil mintalah saran pada dokter , terutama kalau usia anak kurang dari 2 tahun.

JENIS BATUK BERBEDA , BERBEDA PULA OBATNYA

Pilek atau influensa merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus. Semua penyakit yang diakibatkan bisul virus pada fase 3 hari pertama akan timbul gejala yang disebut sebagai ILI atau influenza like illness. yang ditandai dengan hidung beringus , hidung tersumbat , bersin - bersin , dan disertai demam.

Penyakit Influensa atau pilek umumnya akan sembuh dengan sendiriya setelah mencapai masa lima hari , hal ini tentu apabila penderita beristirahat yang cukup serta asupan nutrisi yang mencukupi. Makara , walaupun tanpa pengobatan , penyakit pilek atau influensa dapat sembuh.

Apabila batuk dan pilek tak kunjung reda , Maka gejala ini harus diatasi sesuai dengan penyebabnya , seperti:

  • Batuk yang disertai demam , biasanya mengharuskan untuk dokter menunjukkan obat antibiotika. dikarenakan Kondisi lingkungan di negara kita cukup buruk bagi endemiknya kuman , serta tanggapan tingginya polutan udara , sehingga membuat bibit penyakit menjadi tumbuh subur , hal ini membuat penyakit batuk dan pilek rawan menyerang pada anak. Tanda awal dari adanya kuman yang telah masuk kedalam badan yaitu dengan timbulnya demam tinggi selama beberapa hari.
  • Batuk Yang Disertai Alergi. Untuk penyakit batuk dan pilek yang diakibatkan oleh alergi tidak dapat diobati menggunakan obat apa pun apabila penyebab dari alergi tersebut tidak dihindari. Saat ini sudah terang bahwa , pengobatan pada penyakit batuk dan pilek pada anak tidak dapat dilakukan scara sembarangan apalagi tanpa konsultasi dan resep dokter.Kesimpulannya , kita sebagai orangtua harus mempertimbangkan resiko atau dampak negatif yang dapat ditimbulkan dari pengobatan yang dilakukan secara sembarangan , apalagi kalau anak masih berusia dibawah 2 tahun. Lakukanlah konsultasi dengan dokter apabila batuk dan pilek yang disertai dengan adanya demam tinggi pada badan anak yang mencapai di atas 39 ,4° C meskipun penyakit yang diderita si anak gres berjalan sehari. Penyakit batuk dan pilek yang disertai dengan gejala sering buang air kecil dan sakit indera pendengaran pun harus segera diperiksakan ke dokter.

MENGGUNAKAN CARA ALTERNATIF

Penggunaan cara altenatif dalam mengobati penyakit batuk dan pilek pada anak juga perlu dilakukan , karena penggunaan obat batuk pada dasarnya tidak ada yang efektif dan hanya bersifat meringankan penyakit , kesembuhan total didapatkan juga karena beberapa faktor pendukung lain , misalnya dengan beristirahat yang cukup.Berikut beberapa cara alternatif yang mampu kita berikan kepada anak :

  1. Berikan banyak minum. Cara ini dimaksudkan semoga dapat melegakan tenggorokan anak karena dengan menunjukkan minum yang banyak dapat melegakan susukan pernafasan anak. Disamping membantu membersihkan lendir atau dahak pada anak yang sedang batuk. Orangtua dapat menunjukkan minum anak berupa air mineral atau mampu juga dengan membeikan jus.
  2. Minta anak untuk beristirahat. Selama anak mengalami batuk dan pilek sebaiknya orang renta menghentikan sementara kegiatan sekolah atau bermain anak. hal ini untuk mencegah penularan batuk dan pilek kepada anak yang lain , disamping membuat daya tahan badan anak meningkat sehingga proses kesembuhan anak lebih cepat.
  3. Pastikan udara di kamar atau rumah bersih. Dengan adanya udara yang bersih tentu tidak akan mengganggu pernapasan anak yang batuk , karena udara yang kotor rentan kuman dan virus sehingga dapat membuat kesembuhan anak semakin lama.
  4. Gunakan Tetes Garam Murni (NaCl). Apabila lendir didalam hidung anak sudah mengganggu pernapasannya makan gunakanlah tetes garam murni untuk menghancurkan lendir tersebut. Larutan ini dapat dibeli di apotek terdekat.
  5. Lembapkan udara di kamar anak. Cara ini cukup mudah anda lakukan yaitu dengan menyediakan bejana berisi air panas sehingga uap air panas tersebut akan menyebar didalam ruangan. Tujuannya tentu ialah untuk dapat mengencerkan dan membantu mengeluarkan lendir.
TIPS AMAN MENGOBATU ANAK USIA 2 HINGGA 6 TAHUN

  1. Apabila anada terpaksa membeli obat yang dijual bebas , sebelum membeli obat pastikan dahulu apakah obat itu aman untuk diberikan kepada anak. Jika perlu konsultasikan dengan dokter. Bisa dengan telepon , konsultasi interaktif dokter di internet , dan lain-lain.
  2. Perhatikan dengan teliti komposisi dan efek samping yang terdapat pada obat. Pelajari , juga indikasi dan kontraindikasi obat tersebut. Jika ragu , jangan diberikan. Lebih baik datang ke klinik dokter untuk menerima obat yang tepat.
  3. Ikuti petunjuk penggunaan obat dengan benar , termasuk dosis dan frekeuensi pemakaian. Gunakan hanya sendok bawaan obat tersebut , jangan gunakan alat takar sendiri ibarat sendok makan di rumah. Ingat , dosis obat berlebih dapat membahayakan kesehatan anak.
  4. Hentikan pemakaian kalau mengakibatkan efek ibarat jantung berdebar , pusing , muntah , dan lain-lain.
  5. Obat-obatan atau terapi tradisional lebih baik dan efektif untuk anak , terutama yang usianya di bawah 2 tahun.

PENCEGAHAN BATUK DAN PILEK ANAK DIRUMAH.

Ada beberapa tindakan terbaik untuk mencegah penularan batuk pilek. Antara lain:

  1. Jaga kebersihan. Ajari anak supaya rajin mencuci tangannya dengan sabun. Dalam kondisi darurat , penggunaan gel atau tisu beralkohol juga sangat membantu. Jaga kebersihan mainan dan perlengkapan anak lainnya.
  2. Hindari percikan ludah atau ingus dari orang yang bersin dan batuk. Jika tisu jauh dari jangkauan dan hidung sudah terasa gatal , gunakan tangan sebagai pelindung lalu cucilah tangan itu sampai bersih.
  3. Hindari membuatkan perlengkapan makan , tisu , gelas , handuk , dan lain-lain dengan si sakit. Alangkah lebih baik kalau masing-masing anggota keluarga memiliki perlengkapan masing-masing.
  4.  Jauhkan orang yang sakit batuk pilek dari anak. Utamanya di beberapa hari pertama sakit , dimana risiko penularannya sangat tinggi.

Cara Mencegah Terjadinya Anemia Pada Ibu Hamil

September 19, 2017
Cara Mencegah Terjadinya Anemia Pada Ibu Hamil - Menurut sebuah lembaga study Indonesia yang dilakukan beberapa tahun lalu , penyebab dari angka turunnya produktivitas kerja di kota besar ialah disebabkan oleh anemia. Ini menyatakan bahwa anemia bukanlah hal sepele karena anemia mensugesti vitalitas kerja seseorang.


Beberapa jago kesehatan berpendapat bahwa , bahaya yang disebabkan oleh anemia harus menerima penanganan dan perhatian yang lebih khususnya oleh kaum wanita. Karena disaat memasuki masa pubersitas , wanita sampaumur akan memasuki fase menstruasi atau haid pertamanya yang banyak menguras cadangan vitamin , zat besi dan kalsium dalam tubuh. Sehingga tidak mengherankan apabila kaum wanita akan lebih berpeluang menderita kekurangan zat besi pasca haid atau menstruasi.

Setelah wanita mengalami fase tersebut secara rutin , resiko lain pada kaum wanita ialah disaat menjalani kehamilan dan menyusui. Gejala anemia pada ibu hamil diantaranya ialah wajah terlihat pucat , tubuh terasa lemas , mengalami pusing-pusing ibarat kunang-kunang , nafsu makan berkurang , serta mengalami gangguan pada proses penyembuhan pada luka. Hal ini apabila tidak menerima penanganan yang serius , anemia yang terjadi pada ibu hamil mampu menjadikan keguguran janin yang dikandungnya , kelahiran bayi prematur , mengalami pendarahan dan juga mengalami abuh pasca kehamilan , akhir lain yang dapat ditimbulkan karena anemia pada ibu hamil ialah cacat bawaan pada bayi karena hipoksia , maut bayi didalam kandungan , sampai mengalami resiko terburuk yaitu maut sang ibu disaat persalinan.

Penyebab utama terjadinya anemia pada ibu hamil karena kebutuhan akan zat besi pada tubuh ibu hamil semakin meningkat , anemia pada ibu hamil juga terjadi dikarenakan adanya contoh makan yang terganggu.

Cara yang dapat dilakukan untuk mencegah dan menangani terjadinya anemia untuk pada hamil ialah dengan memperbanyak asupan zat besi pada tubuh ibu hamil dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan kaya akan akan kandungan zat besi ibarat daging dan ikan , kacang-kacangan dan sayuran yang berdaun hijau. Selain itu harus diimbangi pula dengan contoh makan yang sehat dengan mengkonsumsi komplemen dan vitamin penambah zat besi biar lebih maksimal.

Posisi Tidur Ibu Hamil Dapat Mempengaruhi Kondisi Bayi

September 18, 2017

Posisi Tidur Ibu Hamil Dapat Mempengaruhi Kondisi Bayi - Ini perhatian bagi Ibu hamil , mulai ketika ini harus berhati-hati dan menjaga posisi tidurnya. Hasil penelitian sebuah studi di New Zealand menyarankan semoga ibu yang hamil sebaiknya menggunakan posisi tidur miring ke kiri guna mengurangi resiko janjkematian pada bayi disaat melahirkan.

Namun para hebat juga mengatakan bahwa para ibu hamil tidak perlu untuk terlalu mengkhawatirkannya alasannya ialah resiko yang ditimbulkan masih kecil. Karena kemungkinan janjkematian pada bayi disaat dilahirkan oleh ibu hamil yang pada ketika kehamilan posisi tidurnya tidak miring ke kiri mencapai angka 3 ,93 dari seribu ibu hamil , dan menurun mencapai angka 1 ,96 per seribu ibu hamil yang tidur dalam posisi miring ke kiri.

Hubungan yang signifikan juga ditemui antara tidur yang teratur di siang hari , atau tidur lebih lama  ketika malam hari.

Tomasina Stacey dari Departemen Obstetri dan Ginekologi di University of Auckland , mengatakan pemikiran darah kedalam badan bayi dapat menjelaskan keterkaitan tersebut.

"Ini hipotesis gres dan berarti kita harus mulai untuk melihat permasalahan ini secara lebih dekat. Ini ialah merupakan hal yang benar-benar titik awal untuk dimulainya penelitian pada masa yang akan datang , " Ungkap kata Stacey. Hasil penelitiannya tersebut telah diterbitkan oleh British Medical Journal (BMJ).

Apabila hasil penelitian tersebut telah teruji dengan benar , maka akan ditemukan cara yang simpel murah , sederhana dan alami untuk mengurangi angka janjkematian pada bayi ketika dilahirkan , katanya. "Ini ialah sesuatu yang sangat mudah untuk dimodifikasi. Sehingga anda tidak perlu untuk mengambil obat dan tidak ada efek samping. "

Serangkaian penelitian yang dipimpin oleh peneliti dari Organisasi Kesehatan Dunia dan diterbitkan awal tahun ini menemukan bahwa lebih dari 2 ,6 juta persalinan diakhiri dengan janjkematian bayi. Ini berarti bahwa setiap hari lebih dari 7.200 bayi lahir mati.

Tim Stacey mewawancarai 155 perempuan di Auckland yang melahirkan  bayi lahir mati antara Juli 2006 dan Juni 2009 ketika mereka setidaknya hamil 28 minggu. Para wanita ini dibandingkan dengan kelompok kontrol 310 wanita dengan kehamilan yang sedang berlangsung.

Para wanita ditanya pertanyaan rinci perihal posisi tidur mereka. Mereka juga ditanya perihal mendengkur , kantuk di siang hari , dan apakah mereka secara teratur tidur di siang hari pada bulan terakhir kehamilan , durasi tidur mereka di malam hari , dan berapa kali mereka berdiri ke toilet di malam hari.

Hasil penelitian menyampaikan ada relasi antara mendengkur atau kantuk siang hari  dan risiko lahir mati. Tetapi relasi yang signifikan ditemukan antara tidur siang , atau tidur lebih lama  di malam hari dan janjkematian bayi.

Wanita yang tidur di punggung mereka atau di sisi kanan mereka pada malam terakhir kehamilan juga lebih mungkin untuk mengalami kelahiran mati.

Lucy Chappell , pakar kebidanan dari King College London , mengatakan "intervensi sederhana yang mengurangi risiko bayi lahir mati mampu diterima."

Tapi ia mengatakan karenanya harus ditafsirkan dengan hati-hati hingga banyak penelitian lanjutan dilakukan.

Sumber : Republika

Mengetahui Perkembangan Janin Dalam Kandungan

September 17, 2017
Perkembangan Janin - Dibawah ini Perkembangan Janin dalam rahim dan penjelasannya mulai dari terjadinya pembuahan sampai sang bayi siap untuk dilahirkan.

Video Perkembangan Janin




Minggu Pertama :
Awal dimulainya pembuahan dalam rahim dimana proses bertemunya sel sperma dan sel telur dengan segala bekal genetik , sebuah kombinasi unik berupa 23 jenis kromosom manusia. Sel - sel telur yang berada didalam rahim , berbentuk mirip lingkaran sinar yg mengelilingi matahari.

Sekitar 5 juta sel sperma berenang menuju sel telur atau ovum yang bersembunyi pada akses sel telur. Walaupun pasukan sel sperma ini sangat banyak , namun hanya 1 sel sperma saja yang dapat menembus indung telur.



Minggu kedua :
Proses pembuahan terjadi didalam rahim pada final ahad kedua. Sel telur yang telah dibuahi akan membelah menjadi dua dalam waktu 30 jam setelah dibuahi. Selama proses pembelahan sel telur akan bergerak di dalam lubang falopi menuju ke rahim. Setelah membelah menjadi 32 , sel telur disebut Morula. Sel-sel mulai berkembang dan terbagi kira-kira dua kali sehari sehingga pada hari yang ke-12 jumlahnya telah bertambah dan membantu blastocyst terpaut pada endometrium







Minggu ketiga:
Memasuki usia kehamilan 3 ahad , Anda mungkin belum sadar bila sedang mengandung. Sel telur yang telah membelah menjadi ratusan akan menempel pada dinding rahim disebut blastosit. Ukurannya sangat kecil , berdiameter 0 ,1-0 ,2 mm.

Minggu keempat:
Hasil Pembuahan mulai  memproduksi hormon kehamilan (Chorionic Gonadotropin - HCG) , sehingga apabila Anda melaksanakan test kehamilan , kesannya positif.



Minggu kelima :
Terbentuk 3 lapisan yaitu ectoderm , mesoderm dan endoderm. Ectoderm yakni lapisan yang paling atas yang akan membentuk system saraf pada janin tersebut yang seterusnya membentuk otak , tulang belakang , kulit serta rambut. Lapisan Mesoderm berada pada lapisan tengah yang akan membentuk organ jantung , buah pinggang , tulang dan organ reproduktif. Lapisan Endoderm yaitu lapisan paling dalam yang akan membentuk usus , hati , pankreas dan pundi kencing.



Minggu keenam :
Ukuran embrio rata-rata 2-4 mm yang diukur dari puncak kepala sampai bokong. Tuba saraf sepanjang punggung bayi telah menutup. Meski Anda belum bisa mendengar , jantung bayi mulai berdetak pada ahad ini. Sistem pencernaan dan pernafasan mulai dibentuk , pucuk-pucuk kecil yang akan berubah menjadi lengan kaki pun mulai nampak

Minggu ketujuh :
Akhir ahad ketujuh , panjangnya sekitar 5-13 mm dan beratnya 0 ,8 gram , kira-kira sebesar biji kacang hijau. Pucuk lengan mulai membelah menjadi bab pundak dan tangan yang mungil. Jantung telah dibagi menjadi bilik kanan dan bilik kiri , begitu pula dengan akses udara yang terdapat di dalam paru-paru



Minggu kedelapan :
Panjang kira-kira 14-20 mm. Banyak perubahan yang terjadi pada bayi Anda. Jika Anda bisa melihat , ujung hidung dan kelopak mata mulai berkembang , begitu pula telinga. Brochi , akses yang menghubungkan paru-paru dengan tenggorokan , mulai bercabang. Lengan semakin membesar dan ia memiliki siku. Semua ini terjadi hanya dalam 6 ahad setelah pembuahan.

bayi sudah mulai terbentuk diantaranya pembentukan lubang hidung , bibir , lisan serta lidah. Matanya juga sudah kelihatan berada dibawah membran kulit yang tipis. Anggota tangan serta kaki juga terbentuk walaupun belum sempurna 


Minggu kesembilan :
Telinga bab luar mulai terbentuk , kaki dan tangan terus berkembang berikut jari kaki dan tangan mulai tampak. Ia mulai bergerak walaupun Anda tak merasakannya. Dengan Doppler , Anda bisa mendengar detak jantungnya. Minggu ini , panjangnya sekitar 22-30 mm dan beratnya sekitar 4 gram.


Minggu kesepuluh :
Semua organ penting yang telah terbentuk mulai bekerjasama. Pertumbuhan otak meningkat dengan cepat , hampir 250.000 sel saraf gres diproduksi setiap menit. Ia mulai tampak mirip insan kecil dengan panjang 32-43 mm dan berat 7 gram.




Minggu kesebelas :
Panjang tubuhnya mencapai sekitar 6 ,5 cm. Baik rambut , kuku jari tangan dan kakinya mulai tumbuh. Sesekali di usia ini janin sudah menguap.
Gerakan demi gerakan kaki dan tangan , termasuk gerakan menggeliat , meluruskan tubuh dan menundukkan kepala , sudah bisa dirasakan ibu. Bahkan , janin kini sudah bisa mengubah posisinya dengan berputar , memanjang , bergelung , atau malah jumpalitan yang kerap terasa menyakitkan sekaligus memberi sensasi kebahagiaan tersendiri




Minggu kedua belas :
  • Panjang fetus 6-7 cm (crown rump length) , dengan berat sekitar 14 gram
  • -Pusat pertumbuhan tulang mulai timbul pada seluruh tulang janin
  • -Jari-jari dan kaki mulai terbentuk
  • Kulit dan kuku mulai terbentuk
  • Janin mulai bergerak spontanBentuk wajah bayi lengkap , ada dagu dan hidung kecil. Jari-jari tangan dan kaki yang mungil terpisah penuh.
  • Akibat meningkatnya volume darah ibu , detak jantung janin bisa jadi meningkat.
  • Mulai proses penyempurnaan seluruh organ tubuh. Bayi membesar beberapa millimeter setiap hari. Jari kaki dan tangan mulai terbentuk termasuk indera pendengaran dan kelopak mata.
Minggu ketigabelas :
Pada final trimester pertama , plasenta berkembang untuk menyediakan oksigen , nutrisi dan pembuangan sampah bayi. Kelopak mata bayi merapat untuk melindungi mata yang sedang berkembang. Janin mencapai panjang 76 mm dan beratnya 19 gram.
Kepala bayi membesar dengan lebih cepat daripada yang lain. Badannya juga semakin membesar untuk mengejar pembesaran kepala.



Minggu ke empat belas :
Tiga bulan setelah pembuahan , panjangnya 80-110 mm dan beratnya 25 gram. Lehernya semakin panjang dan kuat. Lanugo , rambut halus yang tumbuh di seluruh tubuh dan melindungi kulit mulai tumbuh pada ahad ini. Kelenjar prostat bayi laki-laki berkembang dan ovarium turun dari rongga perut menuju panggul.
Detak jantung bayi mulai menguat tetapi kulit bayi belum tebal karena belum ada lapisan lemak



Minggu ke-Lima Belas:
Tulang dan sumsum tulang di dalam sistem kerangka terus berkembang. Jika bayi Anda perempuan , ovarium mulai menghasilkan jutaan sel telur pada ahad ini. Kulit bayi masih sangat tipis sehingga pembuluh darahnya kelihatan. 
Bayi sudah bisa menggenggam tangannya dan mengisap ibu jari. Kelopak matanya masih tertutup

Minggu ke-Enam Belas :
Panjang fetus ± 12 cm dengan berat 110 g
Bayi telah terbentuk sepenuhnya dan membutuhkan nutrisi melalui plasenta. Bayi telah mempunyai tulang yang besar lengan berkuasa dan mulai bisa mendengar suara. Dalam proses pembentukan ini system peredaran darah yakni yang pertama terbentuk dan berfungsi.

Janin mulai bergerak ! Tetapi tak perlu kuatir bila Anda tak merasakannya. Semakin banyak kalsium yang disimpan dalam tulang bayi seiring dengan perkembangan kerangka.


Minggu ke-Tujuh Belas :
Dengan panjang 12 cm dan berat 100 gram , bayi masih sangat kecil. Lapisan lemak cokelat mulai berkembang , untuk menjada suhu tubuh bayi setelah lahir. Tahukah Anda ? Saat dilahirkan , berat lemak mencapai tiga perempat dari total berat badannya.
Rambut , kening , bulu mata bayi mulai tumbuh dan garis kulit pada ujung jari mulai terbentuk. Sidik jari sudah mulai terbentuk


Minggu ke-Delapan Belas :
Mulailah bersenandung karena janin sudah bisa mendengar pada ahad ini. Ia pun bisa terkejut bila mendengar bunyi keras. Mata bayi pun berkembang. Ia akan mengetahui adanya cahaya bila Anda menempelkan senter yang menyala di perut. Panjangnya sudah 14 cm dan beratnya 140 gram.
Bayi sudah bisa melihat cahaya yang masuk melalui dinding rahim ibu. Hormon Estrogen dan Progesteron semakin meningkat.


Minggu ke-Sembilan Belas :
Tubuh bayi diselimuti vernix caseosa , semacam lapisan lilin yang melindungi kulit dari luka. Otak bayi telah mencapai jutaan saraf motorik karenanya ia bisa membuat gerakan sadar mirip menghisap jempol. Beratnya 226 gram dengan panjang hampir 16 cm.



Minggu ke-Dua Puluh :
- Berat janin mencapai sekitar 300 g panjangnya 14-16 cm dan tumbuh secara linier
-  kulit janin sedikit transparan
- rambut kepala mulai terbentuk

Setengah perjalanan telah dilalui.  . Dibawah lapisan vernix , kulit bayi mulai membuat lapisan dermis , epidermis dan subcutaneous. 
Proses penyempurnaan paru-paru dan system pernafasan. 

Minggu ke-Dua Puluh Satu :
Usus bayi telah cukup berkembang sehingga ia sudah bisa menyerap atau menelan gula dari cairan lalu dilanjutkan melalui sistem pencernaan manuju usus besar. Gerakan bayi semakin pelan karena beratnya sudah 340 gram dan panjangnya 20 cm


Minggu ke-Dua Puluh Dua :
Indera yang akan digunakan bayi untuk mencar ilmu berkembang setiap hari. Setiap ahad , wajahnya semakin mirip mirip dikala dilahirkan. Perbandingan kepala dan tubuh semakin proporsional.

Minggu ke-Dua Puluh Tiga :
Meski lemak semakin bertumpuk di dalam tubuh bayi , kulitnya masih kendur sehingga tampak keriput. Ini karena produksi sel kulit lebih banyak dibandingkan lemak. Ia memiliki kebiasaaan "berolahraga" , menggerakkan otot jari-jari tangan dan kaki , lengan dan kaki secara teratur. Beratnya hampir 450 gram
Tangan dan kaki bayi telah terbentuk dengan tepat , jari juga terbentuk sempurna.


Minggu ke-Dua Puluh Empat :
- berat janin mencapai sekitar 630 g
- Kulit terlihat mulai keriput dan ada deposit lemak
- Kepala masih terlihat besar , bulu mata dan alis mulai tampak
- Periode perkembangan paru , bronchus dan brochiolus melebar dan duktus  alveolus mulai terbentuk mendekati sempurna
- Janin yang lahir pada ahad ini akan dapat bernafas tetapi kemudian mati karena kantong terminal untuk pertukaran gas belum terbentuk.
Paru-paru mulai mengambil oksigen meski bayi masih mendapatkan oksigen dari plasenta. Untuk persiapan hidup di luar rahim , paru-paru bayi mulai menghasilkan surfaktan yang menjaga kantung udara tetap mengembang
Kulit bayi mulai menebal

Minggu ke-25 :
Bayi cegukan , apakah Anda merasakannya? Ini tandanya ia sedang latihan bernafas. Ia menghirup dan mengeluarkan air ketuban. Jika air ketuban yang tertelan terlalu banyak , ia akan cegukan.
Tulang bayi semakin mengeras dan bayi menjadi bayi yang semakin kuat. Saluran darah di paru-paru bayi sudah semakin berkembang. Garis disekitar lisan bayi sudah mulai membentuk dan fungsi menelan sudah semakin membaik. Indera penciuman bayi sudah semakin membaik karena di ahad ini bab hidung bayi (nostrils) sudah mulai berfungsi. Berat bayi sudah mencapai 650-670 gram dengan tinggi tubuh 34-37 cm.

Minggu ke-26 :
Bayi sudah bisa mengedipkan matanya selain itu retina matanya telah mulai terbentuk. Aktifitas otaknya yang berkaitan dengan pendengarannya dan pengelihatannya sudah berfungsi , bunda dapat memulai memperdengarkan lagu yang ringan dan mencoba untuk memberi cahaya lebih disekitar perut , mungkin bunda akan mencicipi anggukan kepala si kecil. Berat tubuh bayi sudah mencapai 750-780gram , sedangkan tingginya 35-38 cm.

Minggu ke-27 :
Minggu pertama trimester ketiga , paru-paru , hati dan sistem kekebalan tubuh masih harus dimatangkan. Namun bila ia dilahirkan , memiliki peluang 85% untuk bertahan.

Indra perasa mulai terbentuk. Bayi juga sudah akil mengisap ibu jari dan menelan air ketuban yang mengelilinginya. Berat umum bayi seusia si kecil 870-890 gram dengan tinggi tubuh 36-38 cm.

Minggu ke-28 :
 panjang janin 25 cm dengan berat 1100 g. Kulit tipis , merah diliputi oleh vernix kaseosa. Otak bayi semakin berkembang dan meluas. Lapisan lemak pun semakin berkembang dan rambutnya terus tumbuh
Lemak dalam tubuh mulai bertambah. Walaupun gerakan bayi sudah mulai terbatas karena beratnya yang semakin bertambah , namun matanya sudah mulai bisa berkedip bila melihat cahaya melalui dinding perut ibunya. Kepalanya sudah mengarah ke bawah. Paru-parunya belum tepat , namun bila dikala ini ia terlahir ke dunia , si kecil kemungkinan besar telah dapat bertahan hidup.

Minggu ke-29 :
Kelenjar adrenalin bayi mulai menghasilkan hormon mirip androgen dan estrogen. Hormon ini akan menyetimulasi hormon prolaktin di dalam tubuh ibu sehingga membuat kolostrum (air susu yang pertama kali keluar dikala menyusui).
Sensitifitas dari bayi semakin terperinci , bayi sudah bisa mengidentifikasi perubahan bunyi , cahaya , rasa dan bau. Selain itu otak bayi sudah bisa mengendalikan nafas dan mengatur suhu tubuh dari bayi. Postur dari bayi sudah semakin tepat sebagai seorang insan , berat badannya 1100-1200 gram , dengan tinggi tubuh 37-39 cm.

Minggu ke-30 :

Lemak dan berat tubuh bayi terus bertambah sehingga bobot bayi sekarang sekitar 1400 gram dan panjangnya 27 cm. Karena ia semakin besar , gerakannya semakin terasa
Mata mengagumkan bayi sudah mulai bergerak dari satu sisi ke sisi yang lain dan beliau sudah mulai mencar ilmu untuk membuka dan menutup matanya. Saat ini waktu yang terbaik bagi bunda untuk menyenteri perut dan menggerak-gerakan senter tersebut maka mata bayi sudah bisa mengikuti ke arah mana senter tersebut bersinar.cairan ketuban (amniotic fluid) di rahim bunda semakin berkurang. Kini si kecil pun sudah mulai memproduksi air mata. Berat tubuh bayi 1510-1550 gram , dengan tinggi 39-40 cm.



Minggu ke-31 :
Plasenta masih menawarkan nutrisi yang diperlukan bayi. Aliran darah di plasenta memungkinkan bayi menghasilkan air seni. Ia berkemih hampir sebanyak 500 ml sehari di dalam air ketuban
Perkembangan fisik bayi sudah mulai melambat pada fase ini , hanya berat tubuh bayilah yang akan bertambah. Selain itu lapisan lemak akan semakin bertambah dibawah jaringan kulitnya. Tulang pada tubuh bayi sudah mulai mengeras , berkembang dan mulai memadat dengan zat-zat penting mirip kalsium , zat besi , fosfor. Berkebalikan dengan perkembangan fisiknya , pada fase ini perkembangan otaknyalah yang berkembang dengan sangat pesat dengan menghasilkan bermilyar sel. Apabila diperdengarkan musik , bayi akan bergerak. Berat tubuh bayi 1550-1560 gram dengan tinggi 41-43 cm.

Minggu ke-32 
Panjang fetus 28 cm , berat 1800 g
- Permukaan kulit kemerahan dan keriput
Jari tangan dan kaki telah tumbuh tepat , begitu pula dengan bulu mata , alis dan rambut di kepala bayi yang semakin jelas. Lanugo yang menutupi tubuh bayi mulai rontok tetapi sebagian masih ada di pundak dan punggung dikala dilahirkan. kemampuan untuk bertahan hidup di luar rahim sudah lebih baik apabila di dilahirkan pada ahad ini.

Kulit bayi semakin merah , kelopak matanya juga telah terbuka dan system pendengaran telah terbentuk dengan sempurna. Kuku dari jari mungil tangan dan kaki si kecil sudah lengkap dan sempurna. Rambutnya pun semakin banyak dan semakin panjang. Bayi sudah mulai bisa bermimpi , .

Pada usia kehamilan ini biasanya kepala bayi sudah berada di bawah dan tidak berputar putar lagi



Minggu ke-33 :
Bayi telah memiliki bentuk wajah yang ibarat ayah dan ibunya. Otak bayi semakin pesat berkembang. Pada dikala ini juga otak bayi sudah mulai bisa berkoordinasi antara lain , bayi sudah menghisap jempolnya dan sudah bisa menelan. Walaupun tulang-tulang bayi sudah semakin mengeras tetapi otot-otot bayi belum benar-benar bersatu. Bayi sudah bisa mengambil nafas dalam-dalam walaupun nafasnya masih di dalam air. Apabila bayinya laki-laki maka testis bayi sudah mulai turun dari perut menuju skrotum. Berat tubuh bayi 1800-1900 gram , dengan tinggi tubuh sekitar 43-45 cm.

Minggu ke-34 :
bayi berada di pintu rahim. Bayi sudah dapat membuka dan menutup mata apabila mengantuk dan tidur , bayi juga sudah mulai mengedipkan matanya. Tubuh bunda sedang mengirimkan antibodi melalui darah bunda ke dalam darah bayi yang berfungsi sebagai sistem kekebalan tubuhnya dan proses ini akan tetap terus berlangsung bahkan lebih rinci pada dikala bunda mulai menyusui. Berat Badan bayi 2000-2010 gram , dengan tinggi tubuh sekitar 45-46 cm.

Minggu ke-35 :
Pendengaran bayi sudah berfungsi secara sempurna. Lemak dari tubuh bayi sudah mulai memadat pada bab kaki dan tangannya , lapisan lemak ini berfungsi untuk menawarkan kehangatan pada tubuhnya. Bayi sudah semakin membesar dan sudah mulai memenuhi rahim bunda. Apabila bayi bunda laki-laki maka di bulan ini testisnya telah sempurna. Berat tubuh bayi 2300-2350 gram , dengan tinggi tubuh sekitar 45-47 cm.

Minggu ke-36 :
Panjang janin sekitar 32 cm , berat 2500 g
- Tubuh kelihatan lebih gemuk karena penumpukan lemak sub kutan , kulit keriput pada wajah telah menghilang
Kulit bayi sudah semakin halus dan sudah menjadi kulit bayi. Lapisan lemak sudah mulai mengisi bab lengan dan betis dari bayi. Ginjal dari bayi sudah bekerja dengan baik dan livernya pun telah memproduksi kotoran. Saat ini paru-paru bayi sudah bekerja baik bahkan sudah siap bertemu dengan mama dan papa. 

Minggu ke-37 :
Kepala bayi turun ke ruang pelvik. Bentuk bayi semakin membulat dan kulitnya menjadi merah jambu. Rambutnya tumbuh dengan lebat dan bertambah 5cm. Kuku terbentuk dengan sempurna. Bayi sudah bisa melihat adanya cahaya diluar rahim. Bayi pada dikala ini sedang mencar ilmu untuk mengenal aktifitas harian , selain itu bayi juga sedang mencar ilmu untuk melaksanakan pernafasan walaupun pernafasannya masih dilakukan di dalam air. Berat tubuh bayi di ahad ini 2700-2800 gram , dengan tinggi 48-49 cm


Minggu ke-38 sampai ahad ke-40 : Proses pembentukan telah tepat dan bayi siap untuk dilahirkan.


Semoga Bermanfaat...!! Sungguh Besar Tuhan Atas Segala Ciptaan_Nya

Source :  Kehamilan Kewanitaan